Beranda Android Huawei Ascend Mate 7, Android Octa Core Dengan Performa Gahar

Huawei Ascend Mate 7, Android Octa Core Dengan Performa Gahar

Huawei kembali memperkenalkan produknya yang terbaru, kali ini diperuntukkan untuk konsumen kelas atas. Ponsel pintar teranyar ini diberi nama Huawei Ascend Mate 7. Dengan membawa spesifikasi yang mumpuni dan segudang fitur berkelas, ponsel ini layak masuk dalam jajaran ponsel high-end saat ini. Ponsel ini pertama kali dirilis di Indoenesia pada September lalu dalam sebuah acara di Hotel JW Marriot, Jakarta.

Ponsel ini tampil dengan desain mewah dengan menonjolkan casingnya yang terbuat dari perpaduan antara bahan logam dan alumunium. Untuk ketebalannya berukuran 7,99 mm dan beratnya 185 gram. Ponsel pintar ini mengusung layar seluas 6 inchi dengan resolusi Full HD 1920 x 1080 piksel serta memiliki kepadatan layar yang mencapai 368ppi. Teknologi layar yang digunakan adalah LTPS (Low Temperature Poly Silicone) yang mampu menampilkan kualitas layar yang cerah dan kontras yang baik.

Huawei Ascend Mate 7 dipersenjatai dengan prosesor octa-core yang dibagi menjadi dua bagian, Quad-core 1.8 GHz Cortex-A15 dan quad-core 1.3 GHz Cortex-A7, disokong dengan chipset HiSilicon Kirin 925 dan ditandem dengan RAM sebesar 2GB. Ditambah lagi dengan pengolah grafis Mali-T628, membuat performa ponsel ini semakin lancar dan mulus ketika menjalankan aplikasi atau game berat. Kegiatan multitasking juga akan terasa lega tanpa khawatir ponsel akan lemot.

Smartphone Huawei ini juga sudah membawa teknologi konektivitas 4G LTE, sebuah koneksi internet dengan kecepatan kencang tanpa putus-putus. Teknologi yang digunakan untuk mendukung jaringan 4G ini adalah chipset LTE Cat6. Bahkan, sang produsen Huawei mengklaim, chipset LTE Cat6 ini mampu berlari kencang dengan kecepatan download mencapai 300 Mbps, 100% lebih cepat dari LTE Cat4 apalagi 3G.

Salah satu keunggulan lain dari ponsel canggih adalah sensor sidik jari. Huawei menyebut fitur ini  dengan label “fingerprint 1 detik”. Tidak seperti sensor sidik jari yang ada di smartphone lain, sensor ponsel Huawei ini cukup memerlukan single touch selama satu detik saja untuk memindai sidik jari penggunanya.

Di sektor fotografi, terdapat kamera utama yang mengusung resolusi sebesar 13MP yang dilengkapi dengan autofocus, dual LED Flash, serta aperture f/2.0. Selain itu juga dilengkapi dengan kamera depan beresolusi 5MP untuk keperluan video call dan atau sekedar berfoto selfie. Untuk menyimpan berbagai file dan data, disediakan memori internal 16 GB dan dapat diekspansi lagi hingga 32 GB.

Kapasitas baterai ponsel ini cukup besar yaitu 4100mAH. Dengan teknologi penghemat baterai yang disematkan ke dalamnya, ponsel ini diklaim bisa dipakai secara normal hingga dua hari dengan cukup sekali saja charge baterai.

Ponsel ini sudah hadir di tanah air dan dibanderol dengan harga yang lumayan menguras kantong anda yaitu sekitar 499 euro atau sekitar Rp 7,6 jutaan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.