Beranda Gadget Ponsel Layar Lipat Samsung Hadir Awal Tahun Depan?

Ponsel Layar Lipat Samsung Hadir Awal Tahun Depan?

Seoul – Sudah cukup lama Samsung digosipkan bakal merilis smartphone dengan layar yang bisa dilipat. Namun, hingga saat ini, raksasa teknologi Korea Selatan itu belum mewujudkannya,

Kabar mengenai perangkat tersebut akhirnya kembali mengemuka dalam beberapa hari belakangan ini. Kabar terbaru menyatakan kesiapannya Samsung untuk memulai debut ponsel fleksibel.

Hal itu dikonfirmasi oleh salah seorang eksekutif Samsung yaitu Gregory Lee dalam konferensi Future Mobile 2016 beberapa saat yang lalu.

Lee yang menjabat sebagai CEO Samsung Electronics Amerika Utara itu mengatakan bahwa salah satu kendala utama pembuatan ponsel lipat atau lengkung bukanlah ketahanannya namun biaya yang dibutuhkan.

Meskipun sudah melakukan riset selama bertahun-tahun, pihak Samsung masih memikirkan bagaimana menyediakan produk tersebut dengan harga yang masuk akal.

Meski demikian, Lee kemudian menyatakan bahwa masalah keuangan tersebut sudah dapat teratasi.

Oleh karena itu, kehadiran handset dengan layar fleksibel tersebut akan segera terjadi. Walaupun begitu, Lee tidak menyebutkan secara pasti tenggang waktu dari kemunculan smartphone atau produk berlayar fleksibel tersebut.

Sebelumnya, telah beredar rumor bahwa Samsung kemungkinan akan memperkenalkan smartphone layar lipat di awal tahun depan, kemungkinan di ajang MWC 2017. Namun, Samsung belum mengamini ataupun menyanggah rumor tersebut.

Masih sangat sedikit informasi spesifikasi yang bocor. Berdasarkan rumor yang berkembang, perangkat ini dikatakan akan menggunakan chipset Snapdragon 820 buatan Qualcomm, RAM 3GB, dan slot kartu microSD.

Rumor perihal ponsel layar lipat itu sebenarnya sudah berkembang dari akhir 2014 lalu. Kala itu, Samsung mengungkapkan rencananya memproduksi layar fleksibel untuk smartphone yang bisa dilipat hingga setengahnya.

Strategi smartphone layar lipat tersebut menjadi bagian dari usaha Samsung untuk bersaing di kelas perangkat premium, mengingat bisnis pabrikan asal Korea Selatan itu secara global sedang menurun, demikian lansir Android Authority. [ikh]

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.